Translate

Senin, 02 Juli 2012

Masih Tentang Balapan Liar

        Pada jaman sekarang,di era globalisasi, banyak hal yang berubah. Pergaulan remaja adalah contoh kecil dari sekian banyak akibat dari globalisasi.Pergaulan remaja sudah tidak ada batasnya. Banyak remaja yang memelakukan hal-hal yang sangat merugikan dirinya dan orang lain. Remaja-remaja masa kini banyak terpengaruh oleh media-media informasi.
Balapan liar contohnya,balapan liar banyak ditiru anak remaja dari film dalam ataupun luar negeri. Mungkin mereka ingin mencari sensasi agar dibilang gaul githoe!!!
Kenakalan remaja itu bisa didefinisikan sebagai perilaku menyimpang atau tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal.
         Fenomena balap liar ini sebenarnya bukan hal yang asing lagi untuk masyarakat. Malahan bagi masyarakat golongan bawah merupakan hiburan tersendiri. Sebagian besar pelaku balap liar ini justru bukannya golongan menengah tapi golongan bawah. Remaja yang berasal dari keluarga golongan bawah/keluarga miskin ini adalah aktor dari acara balap liar jalanan. Mulai dari motor curian sampe membawa lari motor orangtuanya yang masih kredit, juga sah-sah saja buat mereka, yang penting mendapat tepuk tangan dari teman-teman atau geng mereka. Sayangnya polisi terkesan tutup mata dengan kejadian ini atau bisa jadi sudah bosan juga.
         Menanggapi tentang semakin maraknya Balapan Liar di Kota Yogyakarta akhir-akhir ini yang menjadi miris kita sebagai masyarakat mendengarnya, anak-anak muda yang seharusnya melakukan hal-hal yang positif untuk mengisi waktu luang mereka, apalagi balapan mereka dilakukan pada tengah malam yang seharusnya mereka menyiapkan diri belajar untuk esok harinya. Yang terjadi keesokan harinya mereka menjadi sering menjadi malas untuk berangkat kesekolah kerena mengantuk.
Pada gilirannya orang tua harus berurusan dengan sekolah, karena anak-anak yang sering bolos sekolah. Hal ini akan berdampak tidak baik untuk hubungan antara orang tua dan anak, jika hal tersebut terus berlanjut maka anak-anak akan mencari pelarian yang lainnya, misalnya narkoba dan yang lainnya yang akan membuat anak semakin jauh menyimpang dari kehidupan yang lebih baik bagi masa depannya.
Padahal aksi pembalap amatiran itu terbilang nekat. Selain ngebut dan membahayakan pengguna jalan lain, mereka juga membahayakan diri sendiri karena memacu motor tanpa menggunakan helm. Belum lagi polusi suara dan udara yang mereka ciptakan karena motor-motor mereka sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mengeluarkan suara yang sangat bising serta asap dari knalpot yang dikeluarkan sangat tebal.
          Ternyata dari pengalaman mereka bahwa balapan liar tersebut sudah sengaja diadakan yang dikoordinir oleh pemilik bengkel agar mereka mau dibujuk untuk memodifikasi mesin motor mereka sekalipun motor mereka masih baru dibelikan oleh orang tuanya dengan cara kredid (baru 5 bulan sudah 2 kali turun mesin dengan biaya yang tidak sedikit), ini akan sangat terasa pada saat krisis ekonomi global sekarang ini.
Kegiatan balapan motor tersebut ternyata sudah ada “kerja sama” dengan oknum dari aparat kepolisian setempat untuk mendapatkan “bocoran” apabila akan diadakan razia dengan cara menyuruh mereka pindah balapan ditempat lain. Hal tersebut mereka memberikan “upeti” kepada oknum tersebut dengan cara patungan.. wtf.. haha

Jumat, 29 Juni 2012

Sekilas Tentang Balapan

 

Balapan Liar

Bayangkan anda berada didalam mobil yang berlari diatas 100 km/jam hanya dengan jarak 200 meter, dan bukan disebuah sirkuit, tentunya adrenalin anda akan terpompa sangat kencang. Kegiatan seperti itu pastinya sangat sering anda temukan pada waktu week and di jalan Asia Afrika tepatnya di depan Plaza Senayan. mulai dari depan Universitas DR. Moestopo antrian panjang sudah siap menyambut anda, antrian tersebut biasanya dilakukan oleh mobil-mobil yang ingin melakukan balap liar tersebut. Mobil yang telah dimodifikasi sehingga menyerupai mobil balap ditambah dengan raungan Knalpot yang memekakkan telinga merupakan pemandangan biasa yang akan anda temukan melewati daerah tersbut.
Sebelum pindah ke Jalan Asia Afrika, kegiatan ini sempat menggunakan jalan raya di daerah Menteng dan Jalan Sudirman (mulai dari ratu plaza hingga ke bundara HI), serta jalan Gerbang pemuda senayan. bagi para pembalap liar, nampaknya ketiga tempat tersebut tidak memiliki tantangan sehingga mereka memutuskan untuk pindah ke jalan asia afrika.
Balap liar seperti ini mulai naik ketika zaman drag race juga sedang di atas angin, beberapa pembalap liar yang tidak dapat berkompetisi di sirkuit akhirnya memuaskan nafsunya di jalanan. regulasi yang teradap di sini jauh berbeda jika dibandingkan dengan regulasi yang ada disirkuit, bisa dipastikan kelas yang dipertandingkan disini ialah Free For All. bisa jadi mobil dengan kepasitas mesin 1000cc bertemu dengan mobil yang bermesin 2000cc, dan itu juga belum tentu dimenangkan oleh mobil yang memiliki kapasitas mesin 2000cc tersebut.
Untuk keselamatannya sendiri, balap liar ini jelas tidak memiliki jaminan, selain berbahaya bagi sang pengendara, balapan liar ini juga membahayakan pengguna jalan yang lainnya. jalan yang pada biasanya terdiri dari tiga sampai empat jalur, pada balapan liar ini hanya mempunyai dua jalur saja, dua jalur lainnya biasanya digunakan oleh penonton yang ingin menyaksikan balap liar ini. tidak ada pembatas antara para penonton dengan mobil-mobil yang berkompetisi tersebut pada balapan yang satu ini, jadi tidak sedikit kecelakan yang menimpa para penonton tersebut. walaupun sudah banyak memakan korban namun tetap saja kegiatan yang satu ini tidak pernah kehilangan peminatnya. balap liar ini juga sempat diandalkan di dalam jalan tol lingkar jakarta, mobil yang digunakan untuk balapan disini pada umunya adalah mobil dengan kapasitas mesin yang sangat besar. kapasitas mesin yang besar tersebut masih dimodisifikasi lagi agar dapat berlari kencang lagi, untuk balapan yang satu ini biasanya mereka juga melakukan taruhan dalam jumlah yang tidak sedikit. bahkan tidak menutup kemungkinan pemenang akan mengambil mobil yang kalah.

galau lari aja ke racing

masih baru baru gan.. maklum yaaa.. hehe

Balapan liar bukan sekedar balapan begitu aja, ada gengsi yang di pertaruhkan sekaligus jadi ajang promosi bagi bengkel-bengkel yang terlibat di balapan liar. Otomatis dengan sering menang balapan maka akan semakin terkenal lah nama suatu bengkel. Mengapa balapan liar yang dipilih? tentu saja persoalan biaya yang tidak semahal balapan resmi menjadi jawaban nya. Selain itu, terkadang balapan liar dilindungi oleh sebagian oknum aparat kepolisian dengan memberi sejumlah uang sebagai perizinan sekaligus kalau-kalau terjadi kecelakaan yang berujung tewas dianggap tidak ada kasus kecelakaan..